Holika Holika Good Cera Super Ceramide Lip Oil Stick

Assalamu'alaikum

Apa kabar? Masih tetap di rumah saja atau sudah mulai berkegiatan di luar rumah? Jangan lupa pakai masker ya, kalau sedang keluar rumah.

Kali ini saya mau berbagi pengalaman saya menggunakan suatu produk skincare. Cerita bermula ketika awal bulan Maret yang lalu, bibir saya tuh kering banget. Udah coba pakaikan V*seline lipbalm stick dan repairing jelly, dioles VCO, madu sampai minyak habbatussauda dan zaitun, tapi tetap saja kering. Malah tambah parah sampai terkelupas, bahkan salah satu sisi seperti mau sobek. Mau ngobrol susah, mau makan susah, soalnya ketarik sedikit bisa berdarah lagi. Benar-benar tersiksa deh :'(


Sampailah pada pertengahan April, saya ketemu produk ini. Holika Holika Good Cera Super Ceramide Lip Oil Stick. Sebelum beli, saya baca review tentang produk ini di website Holika Holika, detail sekali deskripsinya. Tidak tunggu lama lagi, langsung saya check out. Begitu produknya sampai, malamnya saya pakai dan saya terkejut dengan hasilnya. Alhamdulillah, bibir saya membaik. Sayang sekali saya tidak bisa memberikan gambar kondisi bibir saya sebelum dan sesudah menggunakan lip oil stick ini. Tapi saya harap cukup untuk menggambarkan betapa parahnya kondisi bibir saya pada saat itu dan sekarang sudah jauh lebih baik.


Dari segi kemasan, sama seperti lipbalm pada umumnya, dengan berat sekitar 3.3 gr. Kemasan Holika Holika Good Cera Super Ceramide Lip Oil Stick berwarna putih dan kuning muda, dengan tulisan berwarna hitam, cukup simple dan clean. Disertai kotak seukuran stick-nya, berwarna ungu tua. Di balik kotaknya tertera ingredients dalam bahasa Korea dan Inggris. Terdapat lambang PAO baik dikemasan kotak maupun stick-nya. Sementara mfg dan expired date terdapat di bawah kemasan stick-nya saja.




Pada kemasan kotaknya terdapat 4 poin utama, yaitu: pH 5.5; 7 free; Power Ceramide dan Mild peeling. Bahas sedikit satu-persatu yaa..
  • pH 5.5 Holika Holika Good Cera Super Ceramide Lip Oil Stick tingkat keasamannya adalah 5.5, yaitu menyerupai keasaman kulit manusia pada umumnya.
  • 7 Free yaitu terbebas dari perwarna buatan, aroma buatan, mineral oil, triethanolamine, talc, benzophenone dan petrolatum. Mungkin kenapa saya cocok pakai ini, sementara tidak cocok pakai V*seline karena kandungan petrolatumnya.
  • Power Ceramide yaitu salah satu ingredient yang berguna untuk melindungi kulit agar tidak kehilangan kelembabannya. Sebenarnya ceramide bisa diproduksi oleh tubuh kita sendiri. Mau tau lebih lanjut tentang ceramide? Bisa searching google sendiri aja ya hehehe
  • Mild Peeling karena salah satu ingredient adalah fermentasi Bacillus yang bisa melindungi kulit dari debu halus dan menjaga elastisitas kulit.

Nah, gambar di atas adalah penampakan ketika dioles sekali swipe. Cukup tipis dan tidak terlalu greasy. Biasanya saya pakai 2-3 layer pada malam hari. Sebenarnya ada produk khusus yang dapat digunakan pada malam hari, sayangnya produk tersebut tidak ada di Indonesia. Ohya, produk ini saya beli di website resmi Holika Holika Indonesia dan Holika Holika Official Store di Shopee Mall. Di foto ini adalah stick kedua, karena stick pertama sudah habis sampai saya korek-korek. Jujur, bagi saya harganya lumayan mahal untuk sebuah lipbalm. Harga resminya Rp128.000, tapi saya beli selalu pas lagi diskon. Hehehe.. So, repuchase? Yes.

Walaupun pada kemasannya terdapat caution yang berbunyi "do not use on hurt or irritated skin" tetapi produk ini bekerja sesuai dengan deskripsinya, "smooth moisturizing lip oil stick that soothes the chapped and dry lips quickly." All I could say is this product literallly "perfect for cracked and dry lips". Gimana, yang punya bibir pecah-pecah, apakah tertarik untuk mencoba?

06.06


Assalamu'alaikum

Sejak dulu senang sekali menulis di tanggal cantik, padahal belum tentu di hari itu ada kejadian menarik. Katanya, bulan malam ini bagus, tapi tidak kelihatan sedari tadi. Jadi, saya selipkan saja gambar langit pada senja, dua belas hari yang lalu. Mungkin sama cantiknya.

Malam ini, saya lihat jalanan sudah mulai ramai. Pedagang dan warung pinggir jalan sudah mulai membuka lapaknya kembali. Sepertinya orang-orang sudah tidak sabar ingin menghabiskan waktu di luar rumah lagi.

New normal, sebutannya. Untuk kehidupan yang baru setelah masa pandemi. Belum, musuhnya belum pergi. Virus Corona masih mengintai. Itu kenapa kita masih harus terus berhati-hati. Jaga kesehatan dan kebersihan, cuci tangan dengan sabun, pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan dan sebisa mungkin bawa dan gunakan keperluan hanya milik pribadi.

Selamat berakhir pekan!

Sebelas Tahun

pic: pexels.com

Assalamu'alaikum

Tahukah kalian bahwa bulan Juni ini blog saya berumur 11 tahun? Saya sendiri tidak menyangka, tapi memang begitu kenyataannya. Saya memulai blog ini sejak Juni 2009. Dalam rentang waktu sebelas tahun itu tentu saja ada banyak hal yang terjadi dalam hidup saya. Baik hal-hal yang terduga, maupun tidak terduga.

Contohnya saat ini, Indonesia sedang dan masih terjangkit pandemi Covid-19 sejak awal Maret 2020. Sejak saat itu diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar di beberapa wilayah di Indonesia. Hal tersebut berdampak kepada seluruh lapisan masyarakat, baik individu maupun korporat. Karena hal tersebut pula, sudah 3 bulan belakangan ini saya belum pulang kampung, bahkan pada saat hari raya Idul Fitri kemarin. Sungguh, saya sudah rindu rumah.

Ohya, saya ucapkan selamat datang di blog saya, rumah dari tulisan-tulisan saya. Setelah vakum dalam waktu yang cukup lama, tulisan ini akan jadi yang pertama kali saya publikasikan. Selamat membaca dan jangan lupa jaga kesehatan ya.


Popular Posts